"Pokoknya jangan sampai lewat dari Kamis (24/9), nanti proses fit dan proper test-nya terganggu," kata Wakil Ketua DPR Pramono Anung, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/9/2010).
Menurut Pram, pihaknya sudah melakukan komunikasi via telepon dengan sejumlah pejabat di pemerintah. Diharapkan, nama yang diajukan presiden sudah bisa diterima secepatnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu presiden yang lebih tahu. Tidak perlu dipersoalkan siapa. Dari nama yang beredar saya melihat Pak Imam dan Pak Nanan memiliki kapasitas untuk diajukan," paparnya.
Namun, Pram kembali menegaskan agar penyerahan nama tersebut dilakukan secepatnya. "Harapannya sebelum masa jabatan Kapolri habis kita sudah memiliki calon baru," tambahnya.
Seperti diketahui, Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri akan berakhir masa jabatannya pada 10 Oktober 2010. DPR butuh waktu untuk melakukan fit and proper test. Dari sejumlah calon yang beredar, nama yang paling santer adalah Komjen Imam Sudjarwo dan Komjen Nanan Soekarna.
(mad/fay)











































