"Itu adalah minibus, sopir berhenti dan memberitahu orang-orang dekatnya bahwa ia akan pergi ke dokter. Beberapa menit kemudian mobil tersebut meledak," ujar seorang saksi mata di Aden, Abu Abdullah yang dilansir oleh AFP, Minggu (19/9/2010).
Sementara itu, setelah ledakan di wilayah Mansur, banyak ditemukan potongan tubuh berlumuran darah di jalan. Kendaraan yang berada di sekitar lokasi ikut terbakar, termasuk dua bangunan hancur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut saksi mata yang berada di sekitar lokasi kejadian menceritakan, dua rekannya tewas dalam ledakan tersebut, ""Semua orang ingin melarikan diri dari gedung itu, tetapi kebakaran dan asap menghalangi jalan kami," katanya.
Pihak rumah sakit di Baghdad terus mendapat kiriman korban dari kedua tempat tersebut. "Kita merawat 59 orang yang mengalami luka-luka dan 10 orang yang sudah tewas," jelasnya. (fiq/rdf)











































