"Kita sudah cross check ke KPK, PPATK, Ditjen Pajak, Komnas HAM dengan harapan Kapolri mendatang lebih bersih. Tentu kalau presiden sudah menetapkan, sudah selesai laporan dari lembaga-lembaga itu," kata anggota Kompolnas Novel Ali saat dihubungi detikcom, Minggu (19/9/2010).
Dia menjelaskan, Kompolnas percaya penuhnya apapun pilihan presiden, tentu merupakan pilihan yang terbaik.
"Kompolnas hanya memberi saran kepada presiden, soal pengangkatan dan pemberhentian Kapolri. Atensi kita kepada kriteria-kriteria," terangnya.
Kompolnas juga dalam menjaring nama calon Kapolri sudah mendengar masukan dari masyarakat. "Kita mendapat masukan dari publik. Kita hanya melaksanakan amanat UU," tutupnya.
Diketahui, calon Kapolri mengerucut kepada 2 nama yakni Komjen Pol Nanan Soekarna dan Irjen Pol Imam Sudjarwo. Namun siapa yang dipilih SBY belum bisa dipastikan. Namun nama itu rencananya pada pekan depan akan diserahkan ke DPR.
(ndr/vit)











































