Iffan Affiananda adalah gadis 14 tahun yang menjadi salah satu korban kecelakaan glider tersebut (sebelumnya diberitakan korban bernama Ivan dan berusia 27 tahun). Saat ditemui wartawan pada Minggu (19/9/2010) di Ruang Intan 7, RS Siaga Raya, Jl Siaga Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Iffan tampak segar.
Gadis berambut ikal pendek itu sibuk bercanda dengan keluarganya. Tidak tampak bercak darah di kakinya yang dibalut celana panjang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Oh tidak apa-apa hanya terkilir sedikit. Terbang layang merupakan olahraga paling aman. Malah lebih parah saat terkilir ngepel di rumah," ujar kakeknya, Gondo, yang turut menunggui cucu kesayangannya itu.
Menurut Gondo, Iffan pernah mengikuti lomba terbang layang selama 2 jam nonstop di Pacitan, Jawa Timur. Saat itu kegiatan berjalan sangat lancar, Iffan tidak mengalami hal-hal yang tidak diinginkan.
Untuk sementara Iffan masih harus menginap di RS karena masih dalam penanganan dokter. Saat datang, gadis bertubuh tinggi itu dibawa ke UGD sebelum akhirnya dipindahkan ke ruang rawat biasa.
Bagi Iffan, terbang layang sudah mendarah daging. Maklum ibunya juga menjalani olahraga angkasa tersebut.
Pesawat glider yang dinaiki Iffan dan pelatihnya, Rudi, jatuh di Lapangan Golf, Pondok Cabe, Jakarta Timur, karena kurang tinggi saat terbang. Peristiwa itu sempat menjadi tontonan warga yang sedang bermain golf. Sebelumnya, polisi menyebut, Ivan dilarikan ke RS Fatmawati karena patah kaki kiri.
(vit/ndr)











































