"Kami yakin Presiden hanya akan mengajukan satu nama yaitu Irjen Imam Sudjarwo untuk dilakukan fit and proper test di DPR," ujar anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Golkar, Bambang Soesatyo, kepada detikcom, Minggu (19/9/2010).
Bambang mengaku mendapat informasi langsung dari internal Polri terkait dua nama yang diajukan Polri kepada Presiden. Posisi Nanan yang semula difavoritkan menjadi Kapolri tergeser oleh Imam di detik terakhir sebelum nama calon Kapolri diajukan ke Presiden.
"Berdasarkan informasi dari Kepolisian ternyata hasil akhir seleksi internal Polri rangking pertamanya Irjen Imam Sudjarwo dan rangking keduanya Komjen Nanan Soekarna," papar Bambang.
Jika Senin (19/9/2010) esok Presiden secara resmi mengajukan nama Imam Sudjarwo, Partai Golkar akan mendukung penuh dalam uji kelayakan di DPR. Golkar berharap Presiden tidak salah memilih calon Kapolri.
"Kami akan menerima siapapun yang diajukan Presiden. Oleh karena itu kami berharap Presiden mengajukan calon yang berkualitas, kami harap Imam bukan calon Kapolri yang sontoloyo," tutupnya. (van/ndr)










































