"Itu masih diselidiki. Kemungkinan keluar lima hari hasilnya. Hari Rabu atau Kamis," kata Kepala Bagian Penegakan Hukum di BPLHD DKI Jakarta Ridwan Pandjaitan kepada detikcom, Sabtu (18/9/2010).
Menurut Ridwan, proses penelitian soal kematian ikan tersebut tidak bisa diproses dalam waktu singkat. Butuh analisa yang sedikit lama agar bisa mengungkap fakta sebenarnya.
Namun, pihaknya memiliki asumsi awal tentang penyebab kematian ikan-ikan tersebut. Faktor perubahan cuaca dan iklim bisa menjadi salah satu pemicu matinya ikan.
"Bisa karena kekurangan oksigen. Itu biasanya terjadi di laut yang diam seperti pantai Ancol diam. Ada kemungkinan berulang, karena dulu sudah beberapa kali terjadi," tegasnya.
Ridwan menambahkan, perubahan cuaca ekstrim ini bisa membuat hewan laut kekurangan oksigen. "Tidak ada unsur hara di dalam laut dan pertumbuhan plankton lambat," urainya.
Tapi, asumsi ini baru bisa dibuktikan lewat hasil laboratorium nanti. Pihaknya berjanji akan mengumumkan hasilnya jika sudah keluar. "Tunggu saja ya," tutupnya.
(mad/mad)











































