"Kawasan Indonesia Timur (Papua) apabila dilihat dari sudut letak geografis merupakan letak yang sangat strategis dan taktis untuk penangkalan ancaman di wilayah NKRI khususnya kawasan timur Indonesia," kata Kepala Staf AU Marsekal Imam Sufaat dalam rilis yang diterima detikcom, Sabtu (18/9) malam.
Berdirinya Batalyon 468 merupakan pemekaran dari Kompi 4 Berdiri Sendiri (BS) Paskhas di Biak. Batalyon ke-8 Paskhas ini nantinya berada di bawah jajaran Wing II Paskhas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Imam menambahkan, Korpaskhas merupakan bagian TNI Angkatan Udara yang memiliki mobilitas tinggi dalam menjalankan tugas, baik Operasi Militer Selain Perang (OMSP) maupun Operasi Militer Perang (OMP).
"Dengan mobilitas tinggi tersebut maka prajurit Paskhas khususnya yang bertugas di Batalyon 468 ini dituntut selalu profesional walaupun dengan keterbatasan Alutsista," tegasnya.
Imam berharap dengan berdirinya Batalyon Paskhas yang baru ini 10 tahun mendatang Paskhas menjadi pasukan yang besar dan disegani baik kawan maupun lawan.
(ahy/mad)











































