Seperti diketahui, demonstrasi berdarah Februari tahun lalu itu menewaskan Ketua DPRD Sumut Abdul Azis Angkat.
"Itu jangan dijadikan satu-satunya tolak ukur," kata Tjatur usai sebuah acara diskusi di Jakarta, Sabtu (18/9/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orang mendapatkan tugas yang besar tentu resikonya lebih besar. Kalau belum mendapat tugas yang besar, tentu resikonya juga tidak besar," kata Tjatur.
"Orang belum pernah dapat jabatan, tidak korupsi, itu biasa. Orang yang punya jabatan, tidak korupsi, itu luar biasa," imbuh Tjatur berumpa.
Ketua Fraksi PAN DPR ini menilai, Nanan bersama Irjen Imam Sudjarwo merupakan calon terbaik pengganti Kapolri Bambang Hendarso Danuri. Menurutnya, jika nama yang dikirim Presiden adalah salah satu dari keduanya, maka DPR kemungkinan akan meloloskannya.
"Satu dari dua ini, saya berpretensi akan diterima, tapi dengan banyak catatan, dengan pakta integritas dan target-target yang diberikan oleh Komisi III," kata Tjatur.
(lrn/mad)










































