Gagal Amankan Demo Berdarah Bukan Satu-satunya Ukuran Prestasi Nanan

Calon Kapolri

Gagal Amankan Demo Berdarah Bukan Satu-satunya Ukuran Prestasi Nanan

- detikNews
Sabtu, 18 Sep 2010 23:01 WIB
Jakarta - Wakil Ketua Komisi III DPR, Tjatur Sapto Edy, mengatakan, kegagalan Komjen Nanan Sukarna mengamankan demo di Gedung DPRD Sumut, bukan menjadi satu-satunya tolak ukur untuk melihat prestasi calon kapolri tersebut.

Seperti diketahui, demonstrasi berdarah Februari tahun lalu itu menewaskan Ketua DPRD Sumut Abdul Azis Angkat.

"Itu jangan dijadikan satu-satunya tolak ukur," kata Tjatur usai sebuah acara diskusi di Jakarta, Sabtu (18/9/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tjatur menyebut, dicopotnya Nanan dari posisi Kapolda Sumut setelah insiden itu merupakan resiko jabatan.

"Orang mendapatkan tugas yang besar tentu resikonya lebih besar. Kalau belum mendapat tugas yang besar, tentu resikonya juga tidak besar," kata Tjatur.

"Orang belum pernah dapat jabatan, tidak korupsi, itu biasa. Orang yang punya jabatan, tidak korupsi, itu luar biasa," imbuh Tjatur berumpa.

Ketua Fraksi PAN DPR ini menilai, Nanan bersama Irjen Imam Sudjarwo merupakan calon terbaik pengganti Kapolri Bambang Hendarso Danuri. Menurutnya, jika nama yang dikirim Presiden adalah salah satu dari keduanya, maka DPR kemungkinan akan meloloskannya.

"Satu dari dua ini, saya berpretensi akan diterima, tapi dengan banyak catatan, dengan pakta integritas dan target-target yang diberikan oleh Komisi III," kata Tjatur.

(lrn/mad)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini