Hal ini disampaikan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, di sela-sela kunjungan untuk memantau arus balik di stasiun Senen, Jakarta, Sabtu (18/9/2010).
"Alat-alat berat ke Tanjung Priok, tapi itu kan urat nadi ekonomi yang harus diatasi," kata Bang Yos, sapaan akrabnya kepada wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya bukan ahlinya dalam kerja konstruksi. Tekniknya bisa saja tidak sesuai. Sedangkan alami kan bisa dari abrasi dari air laut terdorong
terus menerus, keropos bisa begitu. Selain itu bisa juga karena tonase dilanggar," urainya.
Dari hasil penyelidikan, dia berharap bisa terungkap siapa pihak yang harus bertanggung jawab.
"Ya kita tunggu dari hasil penyidikan, kalau karena alam ya nggak bisa disalahin, kalau konstruksi ya pemborongnya yang disalahin
bisa karena tender, bisa karena air laut," tegasnya.
Jl RE Martadinata ambrol sejak Kamis dinihari lalu sepanjang 103 meter dengan kedalaman 7 meter. Kementerian PU sedang melakukan penyelidikan terkait ambrolnya jalan ini. Untuk sementara, arus lalu lintas dialihkan ke kawasan Sunter.
(mad/mad)










































