dilakukan. Kementerian PU pun menerjunkan tim untuk meneliti hubungan arus air laut
dengan amblasnya jalan itu.
Pantauan detikcom di lokasi, Sabtu (18/9/2010), 2 orang peneliti di bawah Puslitbang Air Balai Pantai Kementerian PU tampak menaiki satu perahu untuk melakukan pengukuran arus. Mereka berputar-putar di perairan yang berada di sekitar Jl RE Martadinata yang ambles.
Pengukuran arus air dilakukan dengan alat bernama Sontek. Mereka juga membawa sebuah alat, Echosounder, untuk mengetahui bentuk dasar laut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami meneliti hidrooceanografi atau hidrolik pantainya. Kami mengukur arus, kecepatan air dan arah, serta kedalaman air," kata Dedi.
Menurut Dedi, hasil penelitiannya nanti akan berupa rekomendasi ke Kementerian PU. "Rekomendasinya berupa tindakan apa yang harus dilakukan dari sisi keairan,"
katanya.
Hingga pukul 11.00 WIB, dua peneliti itu masih melakukan pengukuran. Puluhan warga juga terus berdatangan untuk menyaksikan sisa kejadian serta penanganan yang dilakukan oleh petugas. (irw/gus)










































