"Bagaimana masyarakat mau menilai kalau siapa calonnya kita tidak tahu. SBY harus mengumumkan kepada publik siapa nama-nama yang sedang digodok agar transparan," tegas pengamat anti korupsi, Saldi Isra kepada detikcom, Jumat (17/9/2010).
Menurut Saldi, SBY harus membuka seluas-luasnya akses masyarakat untuk menilai calon Kapolri. Sosok Kapolri ke depan menentukan arah kebijakan penegakkan hukum kabinet Indonesia bersatu jilid II.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saldi menjelaskan, SBY bisa meminta masukan dari masyarakat terkait sosok para calon Kapolri. Terutama bagi mereka yang pernah merasakan kepemimpinan si calon.
"Kita juga harus dengar pendapat masyarakat yang pernah dipimpin calon itu. Mungkin dia pernah di Polda ini itu kan semakin banyak referensi makin bagus. Partisipasi masyarakat lebih luas," tegasnya.
Saldi menegaskan, mengetahui siapa sosok calon Kapolri sangat penting untuk masa depan Polri. Penegakkan hukum akan lebih fokus dan berani jika calon Kapolri bebas dari masalah.
"Kita sudah harus tahu semua track recordnya. Kalau dia orang dekat dengan
cukong, bos judi, ilegal logging itu akan memberatkan langkah dia," pungkas Saldi.
(ape/ape)










































