Awalnya, ibu hamil tersebut mengalami kejang dan pingsan di dalam kereta api Gaya Baru Malam jurusan Jakarta-Surabaya. Peristiwa terjadi sekitar pukul 20.00 WIB.
Wanita yang mengaku bernama Siti Astifadah (32) tersebut mengeluh akan melahirkan setelah perutnya merasa mulas. Usia kandungannya memang sudah sembilan bulan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas kejadian ini, para penumpang pun panik. Sesampainya di stasiun Purwokerto ia segera dibopong dengan tandu dan dilarikan ke rumah sakit Ananda, Purwokerto dengan menggunakan taxi.
"Iya, tadi berada di kereta khusus ibu hamil menyusui dan lansia. Tiba-tiba, anak saya kejang dan juga tergeletak lemas saat akan sampai ke Stasiun Purwokerto. Di stasiun diturunkan dan langsung dilarikan ke RS," kata Rodiah (60) ibu Siti, kepada detikcom.
Rodiyah mengaku bingung dengan keadaan persalinan yang dialaminya anaknya. Sebab kata dia, kepergian ke Klaten memang ditujukan untuk melahirkan di tempat anaknya yang lain di Klaten. "Malah di sini, saya bingung. Biaya pulang juga pas-pasan. Saya tidak tahu harus berbuat apa. Tapi yang penting anak saya dan cucu selamat," jelasnya.
(ape/ape)










































