Hal itu disampaikan Duta Besar RI untuk Kerajaan Spanyol Adiyatwidi Adiwoso Asmady dalam resepsi memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-65 di Hotel Intercontinental Madrid, seperti dituturkan Koordinator Fungsi Pensosbud Theodorus Satrio Nugroho kepada detikcom, Jumat (17/9/2010).
"Dalam membina hubungan internasional, Indonesia berupaya untuk menjadi bangsa dan negara yang memiliki thousands friends, zero enemy seperti yang dicanangkan oleh presiden kami," ujar Adiyatwidi dalam bahasa Spanyol di hadapan sekitar 350 tamu undangan.
Mereka terdiri dari kalangan pejabat pemerintah, parlemen, pengusaha, tokoh masyarakat, IPTC Barcelona, Konsul Kehormatan Barcelona dan Canarias serta para korps diplomatik.
Menurut Adiyatwidi, hubungan sesuai kebijakan tersebut juga diharapkan dapat diwujudkan antara Indonesia dan Spanyol serta di seluruh dunia, baik di tingkat pemerintah (G to G) maupun masyarakat (people to people).
"Untuk itu saya sangat berharap kerjasama yang dapat terus ditingkatkan antara Indonesia dan Spanyol dan juga dengan Corps Diplomatic disini," tegas Adiyatwidi.
Sebelumnya Adiyatwidi menjelaskan bahwa Indonesia baru saja merayakan HUT kemerdekaan ke-65 pada 17/8/2010 lalu. "Walaupun usia bangsa dan negara kami masih relative muda, namun dalam perjalanan kami telah mengalami banyak perubahan dan kemajuan," papar Adiyatwidi.
Lanjut Adiyatwidi, khusus dalam 10 tahun terakhir ini Indonesia mengalami masa transisi menuju Indonesia baru yang lebih demokratis dan terbuka.
"Sebagai negara berpenduduk ke-4 terbesar di dunia dan mayoritas beragama Islam, Indonesia memiliki keunikan dan wajah tersendiri selain juga tantangan dan kesempatan yang sangat besar," demikian Adiyatwidi.
Resepsi yang berlangsung Rabu (15/9/2010) itu dimeriahkan dengan sajian kuliner Indonesia dan gamelan Caraka Laras dari KBRI Madrid, memainkan live gending Kemerdekaan gubahan Caraka Laras sendiri dalam bahasa Indonesia dan bahasa Spanyol.
Syair dalam dua bahasa dari gending tersebut ditampilkan di layar lebar dan mendapat sambutan hangat dari para tamu undangan.
Selain gending, lagu-lagu instrumental dari CD Krakatau Band dan Balawan juga menampilkan nuansa Indonesia di latarbelakang, membawakan harmoni antara instrumen tradisional Indonesia dengan instrumen modern. (es/es)











































