"Kami yakin sekali Arsep meninggal dalam kondisi tidak wajar. Kemungkinan besar dibunuh. Sebab saat ditemukan barang-barangnya hilang, serta hasil otopsi limpahnya pecah karena cairan racun," kata Hadi kepada detikcom, Jumat (17/09/2010).
Hadi mengatakan, pihaknya menduga kuat Arsep meninggal karena dibunuh seseorang. Hadi juga mendesak agar polisi segera mencari motif atas pembunuhan tersebut.
"Kami berharap sekali pihak kepolisian segera mengejar dan menangkap pelakunya. Sehingga kita pun tahu apa motif dari tindakan yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain. Apa kriminal biasa atau ada motif lainnya," kata Hadi.
Jenazah Arsep sendiri, malam ini, seusai otopsi yang dilakukan dari sore hingga malam, akan dibawa ke rumah orangtuanya di Prabumulih, Sumatera Selatan, untuk segera dikembumikan.
(tw/ape)











































