Ribuan Ikan Mati Mendadak, Warga Diimbau Tak Berenang di Ancol

Ribuan Ikan Mati Mendadak, Warga Diimbau Tak Berenang di Ancol

- detikNews
Jumat, 17 Sep 2010 18:30 WIB
Ribuan Ikan Mati Mendadak, Warga Diimbau Tak Berenang di Ancol
Jakarta - Matinya ribuan ikan secara mendadak di sepanjang pantai Karnaval Ancol hingga ke Marina membuat Badan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Jakarta Utara tidak mau ambil risiko. Warga diimbau tidak berenang di pantai tersebut.

"Kita imbau agar masyarakat tidak berenang di pantai Ancol dulu, sampai kita dapatkan hasil kalau pantai aman," ujar Kepala Kantor Lingkungan Hidup Jakarta Utara Hotman Silaen kepada wartawan di pantai Ancol, Jumat (17/9/2010).

Matinya ribuan ikan tersebut sudah dilaporkan ke BPLD dan ke Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Pemeriksaan kimia air laut di laboratorium  BPLHD, di LIPI dan Lab Perikanan pun sudah dilakukan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bangkai ditemukan pada pukul 14.00 WIB kemarin. Tapi di pantai Marunda dan Sunda Kelapa tidak ditemukan," ujarnya.

Menurut Hotman matinya ribuan ikan tersebut disebabkan hujan deras di Jakarta membuat sungai mengalirkan sampah dan lumpur ke laut. Air laut pun menjadi keruh dan sedikit berminyak bila hujan deras turun.

"Fenomena ini selalu terjadi saat hujan deras, akibatnya ikan-ikan yang ada di pantai kekurangan oksigen dan mati lemas," terangnya.

BMKG memprakirakan hujan deras disertai petir plus angin akan terjadi di Jakarta hingga beberapa hari ke depan.

(her/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini