Demikian ungkap Deputi Bidang Informasi dan Komunikasi Kemenkopolhukam,
Marsekal Muda TNI Sagom Tamboen, usai pertemuannya dengan perwakilan HKBP Ciketing, Bekasi. Pertemuan berlangsung di Kantor Kemenkopolhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (17/9/2010).
“Perwakilan HKBP sementara ini memahami dan mengapresiasi upaya Pemkot Bekasi. Kalau soal keputusan (menerima pinjaman gedung), dia (wakil HKBP) nggak bisa mengatasnamakan dirinya. Perlu menyosialiasikan dan membahasnya dengan yang lain,” kata Sagom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Sekretaris Eksekutif PGI, Jerry Sumampow, mengatakan bahwa HKBP akan membicarakan hal ini pada rapat malam nanti. “Rencananya nanti malam rapat soal ini (tawaran penggunaan gedung), termasuk soal relokasi lokasi pembangunan gereja” kata dia.
Aset gedung yang Pemkot Bekasi tawarkan berada di kompleks Gedung OPP yang sebelumnya digunakan PKS sebagai Kantor DPC Bekasi. Tawaran pinjam pakai ini solusi sementara sembari menunggu tuntasnya proses pembangunan gereja bagi Jemaat HKBP Ciketing yang akan dipindahkan ke lahan di Perumahan PT Timah atau Komplek Ekstrada, Bekasi.
(ayu/lh)










































