Operasi Yustisi Juga Digelar Di Apartemen Mewah

Operasi Yustisi Juga Digelar Di Apartemen Mewah

- detikNews
Jumat, 17 Sep 2010 13:15 WIB
Jakarta - Seperti pasca lebaran tahun-tahun sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta menggelar operasi yustisi kependudukan (OYK). Tahun ini operasi rutin itu juga akan dilakukan di apartemen-apartemen mewah.

"Tidak hanya di kontrakan atau kos-kosan, apartemen pun kita operasi. Bahkan terkadang kita temukan warga negara asing (WNA). Rencananya 30 September kita mulai," ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Cacatan Sipil (Dukcapil) Pemprov DKI Jakarta, Franky Mangatas, kepada detikcom, Jumat (17/9/2010).

Menurut Franky, OYK adalah razia kependudukan untuk menguji kepatuhan warga negara. Menurutnya OYK dilakukan untuk menekan angka pengangguran di Ibukota dari serbuan pendatang yang tidak memiliki keahlian

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita terus akan lakukan OYK untuk mengantisipasi banyaknya pengangguran di Jakarta," terangnya.

Selain melakukan OYK, jajarannya juga memperketat sistem kependudukan di tingkat kelurahan sampai RT. "Kalau toh mereka mengaku sebagai tamu di rumah saudaranya, kalau mau melamar kerja pasti butuh surat pengantar RT/RW. Makanya kita minta mereka lapor ke RT setempat," terangnya.

Berdasar data Dukcapil 2004 jumlah pendatang pasca lebaran yang terjaring OYK berjumlah 190.356 jiwa. Jumlahnya terus menurun menjadi 180.767 jiwa (2005), 124.427 jiwa (2006), 109.617 jiwa (2007) dan di 2008 hanya 88. 473 jiwa.

(her/lh)


Berita Terkait