Penuh Sesak, Bali Bakal Stop Pembangunan Hotel

Penuh Sesak, Bali Bakal Stop Pembangunan Hotel

- detikNews
Jumat, 17 Sep 2010 08:45 WIB
Penuh Sesak, Bali Bakal Stop Pembangunan Hotel
Denpasar - Pariwisata Bali telah tumbuh dengan pesat. Bahkan, jumlah kamar hotel dan villa telah melebihi kapasitas. Gubernur Bali Made Mangku Pastika berencana menghentikan pembangunan hotel di pulau dewata.

Rencana tersebut disampaikan Pastika pada pertemuan dengan komponen pariwisata Bali di rumah jabatan gedung Jayasabha, Jl Surapati, Denpasar, Kamis malam (16/9/2010).

"Desakan agar melakukan moratorium semakin kuat karena meskipun tingkat kunjungan wisatawan ke Bali penuh namun tingkat hunian hotel rata-rata hanya 70 persen. Hal ini sangat merugikan industri perhotelan karena banyaknya kamar vila yang ilegal," kata Pastika.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan data dari PHRI pada tahun 2009, jumlah kamar hotel di Bali yang tercatat resmi sebanyak 46.014 buah. Namun, PHRI memperkirakan jumlah kamar hotel dan villa yang ilegal mencapai 17 ribuan buah. Pertumbuhan kamar hotel dan vila di Bali setiap tahun rata-rata mencapai 2 ribu kamar.

Pastika menilai perbandingan jumlah hotel dengan permintaan tidak seimbang. Terlalu banyak supply hotel dibandingkan dengan demand. "Supaya lolos operasional tingkat hunian minimal 40 persen. Bagaimana dengan hotel di Buleleng, Karangasem, yang pertumbuhan wisatanya kering," katanya.

"Kita akan mengirim surat kepada Menbudpar dan BKPM supaya menyetop pertumbuhan hotel baru di Bali," katanya.

(nrl/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads