Fadjroel Rahman: Serukan Pembubaran Ahmadiyah, Menag Harus Mundur

Fadjroel Rahman: Serukan Pembubaran Ahmadiyah, Menag Harus Mundur

- detikNews
Jumat, 17 Sep 2010 04:35 WIB
Jakarta - Aktivis Koalisi Masyarakat untuk Antikorupsi (Kompak) Fadjroel Rahman tidak setuju dengan pernyataan Menteri Agama Suryadharma Ali soal pembubaran ajaran Ahmadiyah. Fadjroel meminta Suryadharma mundur dari Kabinet Indonesi Bersatu (KIB) Jilid II.

"Saya rasa Menag, Suryadharma Ali itu harus mundur," kata Fadjroel, kepada wartawan, Kamis (16/9/9/2010).

Dia mengatakan, saat mengadakan buka puasa bersama dengan Wapres Boediono hal itu pernah diutarakannya."Saya sudah sampaikan langsung ke Pak Boediono agar Menag mengundurkan diri," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai pemerintah, dia menilai harusnya Menag memposisikan dirinya sebagai pelindung bagi warga negara, terutama yang menyangkut kebebasan untuk memeluk agama. Sikap Menag justru menunjukkan keberpihakan pada keyakinan tertentu.

"Tidak boleh dia berpihak pada keyakinan tertentu karena fungsi negara menjamin dan melindungi agama dan keyakinan. Itu hak sipil," jelasnya.

Kepada Presiden SBY, Fadjroel berpesan jika terjadi reshuffle, Menag adalah orang yang paling berhak mendapatkannya. Dan dia berharap SBY tak ragu untuk lakukan itu.

"Ini teror terhadap agama dan keyakinan. Ketika Menag mencampuri Ahmadiyah berarti itu mencampuri iman," imbuh pria berkacamata ini.

"Kata kuncinya semua ini ada di SBY," tutupnya.
(lia/mok)


Berita Terkait