Tenggak Miras, Teknisi Sukhoi Langgar Perjanjian

Tenggak Miras, Teknisi Sukhoi Langgar Perjanjian

- detikNews
Kamis, 16 Sep 2010 09:31 WIB
Tenggak Miras, Teknisi Sukhoi Langgar Perjanjian
Jakarta - Tiga orang teknisi pesawat Sukhoi asal Rusia meninggal karena menenggak campuran spiritus dan alkohol. Ketiganya dianggap menyalahi aturan perjanjian jual-beli pesawat antara Indonesia dan Rusia.

"Dalam perjanjian jual beli sudah jelas tertulis bahwa tim yang ke Indonesia wajib menaati hukum dan budaya yang berlaku di Indonesia, termasuk juga di wilayah kerja. Minum miras itu kan dilarang, jelas mereka melanggar," ujar Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Makassar Marsma Agus Supriatna kepada detikcom melalui sambungan telepon, Kamis (16/9/2010).

3 Anggota tim perakit Sukhoi dari Rusia yang tewas pada Senin 13 September adalah Savanoc, Alexander dan Voronim. Media Rusia menyebut mereka ahli di bidangnya dan berusia akhir 40-an tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka bertugas mengawasi perakitan dua dari tiga jet Sukhoi yang dipesan TNI AU hingga siap tempur, tergabung dalam warranty team.

Para teknisi Rusia tiba di Makassar pada 5 September 2010. Dokter dari Kedubes Rusia di Indonesia ditemani pejabat eksportir senjata Rusia, Rosoboronexport, bergabung dengan otoritas Indonesia untuk menyelidiki kematian misterius itu.

Puslabfor Mabes Polri menemukan zat metanol atau spiritus berlebih di dalam tubuh para teknisi tersebut. Zat tersebut ditemukan di isi lambung, ginjal, paru kiri dan kanan. Zat ini sangat berbahaya untuk tubuh bila diminum. Diduga campuran spiritus yang diminum berasal dari pembersih kaca pesawat.

(her/nrl)


Berita Terkait