Sebelumnya, Polisi Perancis mengevakuasi sekitar 2.000 pengunjung Menara Eiffel. Hal ini terkait adanya ancaman bom yang diterima pengelola situs wisata dunia tersebut.
Pihak kepolisian telah mengerahkan petugas penjinak bom untuk menyisir seluruh menara dari lantai ke lantai. Mereka juga menggunakan anjing pelacak untuk mengendus keberadaan bom. Namun pada akhirnya tidak ada bom yang ditemukan.
Dilansir news.com.au, Rabu (15/9/2010), polisi Prancis tidak akan melakukan penambahan personel keamanan di situs yang paling banyak dikunjungi wisatawan di Paris tersebut. Sementara, proses penyelidikan soal siapa pelaku penebar teror telah diserahkan ke jaksa wilayah.
Hingga saat ini belum ada klaim pertanggungjawaban dari kelompok tertentu tentang siapa pelaku ancaman.
Tim intelijen Prancis menegaskan ancaman terhadap penyerangan di negeri mode tersebut tidak pernah setinggi ini.
(mad/nvc)











































