"Ini adalah upaya kedua negara untuk menyelesaikan masalah di antara kedua negara dengan pendekatan diplomatis," kata Marty usai penandatanganan 'Perjanjian Kekebalan Sekretariat ASEAN Inter-Parliamentary Asembly' di kantor Kementerian Luar Negeri, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Rabu (15/9/2010).
Marty tidak menjelaskan secara gamblang detail pembahasan pertemuan yang dijadwalkan dilakukan di New York itu. Namun dalam pertemuan di Sidang Majelis Umum PBB tersebut, Marty berharap kedua negara dapat menunjukan kemajuan dalam penyelesaian masalah perbatasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain dengan Malaysia, dalam rangkaian Sidang Majelis Umum PBB yang akan dilaksanakan pada 20-28 September 2010, Marty dijadwalkan juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan 29 negara lain.
(ayu/her)











































