Kompolnas: Presiden Bisa Minta Kapolri Teken Pakta Integritas

Kompolnas: Presiden Bisa Minta Kapolri Teken Pakta Integritas

- detikNews
Rabu, 15 Sep 2010 17:03 WIB
Jakarta - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendukung usulan penandatanganan pakta integritas oleh calon Kapolri. Pakta integritas bisa menjadi barometer kemauan dan kesungguhan calon Kapolri.

"Kalau itu kemauan rakyat. Bagus sekali. Presiden bisa buat pakta integritas sama seperti menteri kan," ujar anggota Kompolnas Novel Ali kepada detikcom, Rabu (15/9/2010).

Menurut Novel, calon Kapolri harus bisa menunjukkan dirinya bersih dan tidak bermasalah. Karenanya, Presiden meminta catatan kepada 5 lembaga terkait yakni PPATK, KPK, Dirjen Pajak, Komnas HAM dan BIN.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Biar calon yang kita ajukan benar-benar bebas masalah," imbuhnya.

Novel menantang, siapapun yang jadi Kapolri harus berani memperkuat Kompolnas. "Jika dia (Kapolri baru) reformis maka dia harus memperkuat posisi Kompolnas," tegasnya.

Novel mengaku, Kompolnas telah mengajukan beberapa nama kepada Presiden. Namun, dosen FISP Undip ini enggan membeberkan siapa saja nama yang diajukan.

"Tentunya yang bebas dari catatan lima lembaga itu tadi," tutupnya.

(ape/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads