Mengutip data Dishub Kominfo, Gubernur Jateng, Bibit Waluyo mengatakan, hingga kini tercatat 184 kecelakaan. Sebanyak 28 orang meninggal dunia, 49 luka berat, dan 168 luka ringan.
"Kerugian yang ditimbulkannya mencapai Rp 322 juta," katanya usai rapat paripurna di Kantor DPRD Jateng, Jl Pahlawan, Semarang, Rabu (15/9/2010).
Bibit menambahkan, tahun lalu jumlah kecelakaan hanya 98 kejadian. Dengan demikian, kenaikan angka kecelakaan meningkat drastis hingga 94 persen.
Mantan Pangkostrad ini menjelaskan, tingginya angka kecelakaan itu disebabkan kelelahan pemudik, cuaca, dan kepadatan arus lalu lintas.
"Tapi secara umum sebetulnya arus lalu lintas lancar," katanya.
Bibit berharap, pemudik selalu waspada meski infrastruktur telah membaik. "Dan yang balik Jakarta, tolong jangan bawa anggota keluarga. Di sini lapangan kerja masih terbuka," pungkasnya.
(try/mok)











































