2 Nama Calon Kapolri Diajukan ke Presiden Minggu Depan

2 Nama Calon Kapolri Diajukan ke Presiden Minggu Depan

- detikNews
Rabu, 15 Sep 2010 11:00 WIB
2 Nama Calon Kapolri Diajukan ke Presiden Minggu Depan
Jakarta - Setelah menjalani berbagai tes di Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti) Mabes Polri, akhirnya 2 nama pun terpilih sebagai calon Kapolri. 2 Nama tersebut akan diajukan ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono minggu depan.

"Dari 8-10 calon yang masuk seleksi, 2 nama itulah yang dianggap terbaik. Cukup kredibel dan objektif," kata penasihat Kapolri, Kastorius Sinaga, saat dihubungi detikcom, Rabu (15/9/2010).

Kastor enggan menyebutkan 2 nama itu dengan alasan biarlah Presiden yang akan mengumumkannya. Tapi ketika disebutkan apakah 2 nama itu Komjen Pol Nanan Soekarna dan Irjen Pol Imam Sudjarwo, Kastor tidak menyangkalnya. "Ya 2 nama itu yang beredar saat ini kan," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nanan saat ini menjabat Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Mabes Polisi. Sedangkan Imam menjabat sebagai Kepala Lembaga  Pendidikan dan Latihan Polri. Imam yang merupakan pati bintang 2 ini otomatis akan mendapat kenaikan menjadi bintang 3 karena jabatannya memimpin Lembaga Pendidikan dan Latihan Polri yang membawahi PTIK dan lainnya.

"Ada strukturisasi organisasi sejak perpres keluar. Siapa pun yang memimpin Lembdigpol, maka otomatis akan mendapat kenaikan bintang. Jadi bukan dibuat-buat. Syarat Kapolri di UU sebenarnya juga harus pati. Tidak harus pati bintang 3 juga," jelasnya.

Menurut Kastor, kedua nama tersebut juga ada dalam daftar rekomendasi Kompolnas. Namun Kompolnas mengajukan lebih dari 2 nama calon Kapolri. Kedua nama ini dinilai sudah memenuhi seluruh  persyaratan yang ada. Dari segi angkatan, keduanya merupakan angkatan di atas 1978 sehingga masa jabatannya masih lebih lama daripada angkatan 1978 ke bawah.

"Kalau Pak Edward, Pak Ito itu angkatan 1978 ke bawah yang sudah mau pensiun. Jadi ini ada regenerasi di tubuh Polri," ungkapnya.

Kedua nama ini pun dipastikan bebas dari pengaruh cukong-cukong, punya stamina yang baik (kesehatan), dan kejiwaan yang bagus.

"Kalau perlu saya bilang dibuat pakta integritas kalau bebas cukong. Kata Kapolri ya silakan dibuat saja. Jadi keduanya ini sudah yang terbaik tes kesehatannya dan kejiwaannya," ujarnya.

(gus/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini