"Dipastikan bukan dari prajurit TNI. Apalagi di pangkalan TNI AU. Prajurit tentu tahu apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan," ujar Kepala Biro Humas Kementerian Pertahanan, Brigjen I Wayan Midhio, kepada detikcom, Kamis (15/9/2010).
Saat ini menurutnya, Kemhan dan TNI masih menunggu laporan hasil otopsi yang dilakukan oleh oleh Polda Sulsel. Namun dugaan sementara mereka meninggal karena minuman keras. Belum diketahui jenis apa saja yang mereka minum dan siapa yang membelikan mereka minuman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
3 Anggota tim perakit Sukhoi dari Rusia yang tewas pada Senin 13 September adalah Savanoc, Alexander dan Voronim. Mereka bertugas mengawasi perakitan dua dari tiga jet Sukhoi yang dipesan TNI AU hingga siap tempur.
Para teknisi Rusia tiba di Makassar pada 5 September 2010. Dokter dari Kedubes Rusia di Indonesia ditemani pejabat eksportir senjata Rusia, Rosoboronexport, bergabung dengan otoritas Indonesia untuk menyelidiki kematian misterius itu.
(rdf/nrl)











































