"Jaksa Agung telah menyampaikan kepada saya dan media bahwa putra terbaik di Kejaksaan yang profesional dan integritas baik juga banyak. Staf ahli 1 orang, para JAM 6 orang, dan wakil jaksa agung," ungkap Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Babul Khoir Harahap di kantornya, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Selasa (14/9/2010).
Delapan nama tersebut yakni, koordinator staf ahli Jaksa Agung Zulkarnaen, Wakil Jaksa Agung Darmono, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Amari, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Hamzah Tadja, Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Marwan Effendy, Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kamal Sofyan, Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Edwin P Situmorang, dan Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan (Jambin) Iskamto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi delapan orang ini bisa, bisa dites. Nanti tergantung daripada Bapak Presiden yang memilih di antara 8 orang ini apakah Pak Presiden memilih para JAM atau memilih Wakil Jaksa Agung," jelasnya.
Saat ditanya siapa calon terkuat, Babul enggan berkomentar. Menurutnya, dari semua nama-nama tersebut memiliki kesempatan yang sama dan tidak ada yang lebih menonjol. Semuanya tergantung pada keputusan presiden nanti.
"Ini punya kesempatan semua, karena mereka semua memenuhi persyaratan. Tapi kan ada tim presiden nanti kira-kira memilih siapa di antara beliau-beliau ini," ucapnya.
(nvc/mok)










































