"Itu yang saya bilang secara otomatis, dia akan mudah memperbaiki konflik internal. Kalau dia tidak merupakan bagian dari konflik itu. Kalau dia merupakan bagian dari konflik itu, maka dia
akan susah," kata Wakil Ketua DPR Anis Matta di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (14/9/2010).
Menurut Anis juga, Kapolri yang baru ini punya beban tugas yang berbeda dengan Kapolri sebelumya. Karena Kapolri baru ini akan menghadapi konflik luar biasa yang rumit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
mereka," terangnya.
Anis menekankan perlunya Polri berkoordinasi dengan lembaga penegak hukum lain. Tidak jalan sendiri, tetapi tetap bekerja sama dengan KPK dan Kejaksaan.
"Tapi peran ini akan sulit dilakukan selama status Polri masih seperti sekarang, yaitu langsung di bawah presiden. Maka itu itu perlu dikaji ulang saya rasa," usul Anis.
(ndr/nrl)











































