Bachtiar Aly: Calon Kapolri Tidak Boleh Minta Sponsor dan Jadi Beking Cukong

Bachtiar Aly: Calon Kapolri Tidak Boleh Minta Sponsor dan Jadi Beking Cukong

- detikNews
Selasa, 14 Sep 2010 11:30 WIB
Jakarta - Sosok calon Kapolri harus bersih dari kepentingan politik dan bisnis. Termasuk bebas dari cengkeraman cukong.

"Kapolri ke depan tidak boleh jadi bawahannya cukong, meminta-minta, cari sponsor," kata penasihat Kapolri, Bachtiar Aly, kepada detikcom, Selasa (14/9/2010).

Menurut Bachtiar, integritas Kapolri ke depan akan semakin diuji. Ekspektasi masyarakat terhadap Polri akan semakin tinggi. Karenanya, calon Kapolri harus memiliki kemandirian sebagai polisi berintegritas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tolonglah cukong-cukong itu tidak perlu menggoda-goda. Siapa pun Kapolri yang nanti terpilih juga harus tegas menolak hal semacam itu," imbuh pakar komunikasi politik ini.

Bachtiar menjelaskan, calon Kapolri yang menjadi beking cukong, bukanlah anggota Polri sejati. Masyarakat akan semakin kritis dan transparan menilai Polri ke depan.

"Sekarang itu sudah ngga zamannya lagi main-main. Tuntutan dan harapan terus berat. Masyarakat perlu polri yang profesional dan akuntabel," tandasnya.

Dua nama calon Kapolri akan diajukan Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD) kepada presiden. Selanjutnya, Presiden akan menggodok nama-nama tersebut dengan pertimbangan Kompolnas dan sejumlah instansi terkait. Awal Oktober nanti diduga nama Kapolri sudah diajukan ke DPR untuk disetujui.

(ape/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini