SBY Ditantang Pilih Jaksa Agung yang Kredibel

SBY Ditantang Pilih Jaksa Agung yang Kredibel

- detikNews
Selasa, 14 Sep 2010 10:31 WIB
Jakarta - Sosok Jaksa Agung baru membutuhkan figur yang berani dan berintegritas. Langkah ini perlu dilakukan untuk membenahi institusi Kejaksaan yang banyak mendapat cap miring dari publik. Presiden SBY pun ditantang memilih Jaksa Agung yang bisa memenuhi harapan masyarakat.

"Jawabannya terletak pada keberanian dan kesungguhan Presiden untuk memilih Jaksa Agung yang kredibel," terang anggota Komisi Hukum Martin Hutabarat saat dihubungi detikcom, Selasa (13/9/2010).

Dia menjelaskan, untuk menempati posisi Jaksa Agung baru perlu seorang yang reformis untuk mengantisipasi meningkatnya tuntutan penegakan hukum yang jujur dan transparan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini berarti tuntutan masyarakat agar Kejaksaan serius melakukan penegakan hukum yang adil," imbuhnya.

Untuk calon dari dalam atau dari luar Kejagung, Martin menyarankan, seorang calon Jaksa Agung tidak perlu dipaksakan dari dalam, kalau Presiden melihat figur yang reformis itu ada di luar maka bisa juga diambil. Tapi ada baiknya Presiden memberi kesempatan lebih dahulu kepada calon dari internal Kejaksaan.

"Dan memberi waktu 6 bulan untuk membenahi internalnya. Maksudnya agar institusi ini tidak merasa disepelekan dalam penyiapan kader-kadernya untuk jabatan tersebut," tuturnya.

Namun apabila dalam tenggang waktu 6 bulan tersebut Jaksa Agung yang bersangkutan tidak membawa perubahan, Presiden tidak perlu ragu mencopot dan menggantinya dengan orang lain.

"UU Kejaksaan mengatur bahwa Jaksa Agung diangkat dan diberhentikan oleh Presiden tanpa perlu mendapat persetujuan DPR," tutupnya.
(ndr/nrl)


Berita Terkait