"Pasti, tidak mungkin tidak diumumkan," kata Kadivhumas Mabes Polri Iskandar Hasan saat ditemui di kantornya, Jl Trunojoyo, Jaksel, Senin (13/9/2010).
Menurut Iskandar, dua nama itu diseleksi berdasarkan hasil rapat internal Dewan Kebijakan TIngkat TInggi (Wanjakti) Polri. Rencananya, nama-nama tersebut baru akan diajukan setelah masuk libur lebaran.
"Siapapun Kapolri yang akan naik seluruh anggota wajib mendukung yang terpilih tidak akan ada perpecahan tidak ada juga kubu-kubuan," jelasnya.
Sayangnya, Iskandar enggan menjelaskan kapan nama-nama itu diumumkan. "Nanti setelah diajukan," tutupnya.
Dua nama jenderal disebut-sebut menjadi kandidat kuat calon Kapolri. Mereka yakni Irwasum Mabes Polri Komjen Nanan Soekarna dan Kalemdikpol Irjen Imam Sudjarwo. Menurut Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD) jabatan Irjen Imam akan segera menjadi bintang karena penyesuaian struktur kepolisian. Rencananya, 15 September nanti pangkat Imam berubah menjadi Komjen, yang artinya memenuhi syarat sebagai calon Kapolri.
(ape/ndr)











































