"Memang ada (sidik jari). Tapi susah menimbulkan (mengidentifikasinya)," kata Kabidhumas Polda Sumut Kombes Baharudin Djafar kepada detikcom melalui telepon,
Senin (13/9/2010).
Menurut Baharudin, polisi masih melakukan uji balistik untuk mengidentifikasi senjata tersebut. Apakah ada kaitannya dengan senjata perampok CIMB Niaga?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baharudin mengatakan, dua senjata yang ditemukan berjenis AK 56 dan AK 47 ditambah magazen berisi 10 butir peluru aktif. Senpi tersebut dibungkus dalam karung goni di sebuah rumah kosong di pelabuhan Belawan.
"Kalau yang (perampok) CIMB kan pakai AK 56 semua," jelas Baharudin.
Sementara untuk pemilik rumah, Baharudin mengaku polisi masih mencarinya. Diduga rumah tersebut sudah tidak ditinggali cukup lama oleh pemiliknya.
"Sudah 6 bulan ngga ditinggali. Jadi kita masih mencarinya," tandasnya.
(ape/ndr)











































