"Kalau dari Partai Demokrat sudah cukup, kami tidak akan menambah menteri jika presiden sebagai dewan pembina tidak meminta," jelas Mubarok saat dihubungi detikcom, Senin (13/9/2010).
Dia menjelaskan, hampir satu tahun pemerintahan, kinerja sejumlah menteri masih belum memuaskan. Reshuffle bisa terjadi hingga 5 menteri sekaligus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri apa saja yang diganti? "Itu menjadi hak prerogatif presiden yang memiliki wewenang penuh untuk mengevaluasi menterinya," jelasnya.
Namun Mubarok menepis kalau reshuffle nanti terkait survei atas kinerja SBY yang menurun. "Ini masalah menterinya, tingkat kepuasan kepada presiden SBY itu paling tinggi di dunia. Walau di survei menurun, tetapi paling tinggi di dunia. Saya yakin masyarakat puas," tutupnya.
(ndr/aan)










































