"Ada kecenderungan meningkatnya persepsi negatif publik pada DPR," ujar Pengamat Politik Charta Politika, Arya Fernandes kepada detikcom, Minggu (13/9/2010).
Menurut Arya beberapa wacana kontroversial sebelumnya sudah digulirkan. Semuanya tidak menunjukan prestasi atau kinerja DPR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arya meminta jika studi banding ke luar negeri ini benar-benar dibutuhkan, maka DPR pun harus bisa mengkomunikasikan hasil kunjungan mereka dengan baik. Misalnya dengan segera menyelesaikan tugas mereka di panja, atau memenuhi target legislasi di prolegnas.
"Kalau DPR tidak bisa memperlihatkan peningkatan prestasi, maka apapun yang dilakukan DPR akan dicap negatif oleh masyarakat. Karena persepsi publik terlanjur negatif," terang dia.
(rdf/rdf)










































