"Bilang saja mau jalan-jalan, tidak perlu pakai alasan studi banding," sindir Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), kepada detikcom, Minggu (12/9/2010).
Sebastian menilai tidak ada gunanya sama sekali studi banding ke luar negeri, apalagi sekedar untuk melihat perbandingan kegiatan kepramukaan. Hal ini dinilai tidak penting dan hanya menghambur-hamburkan uang negara saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebastian menilai aksi para politisi ini makin menjadi-jadi. Menurutnya anggota DPR periode kali ini jauh lebih parah soal urusan jalan-jalan ke luar negeri.
"Ini makin parah saja," kritiknya.
Sebelumnya diberitakan, Panja Pramuka Komisi X DPR akan melakukan studi banding ke Jepang, Korea Selatan dan Afrika Selatan. Mereka akan berangkat mulai Selasa (14/9/2010) mendatang.
(rdf/rdf)











































