Libur Lebaran, Tempat Penitipan Hewan Laris Manis

Libur Lebaran, Tempat Penitipan Hewan Laris Manis

- detikNews
Sabtu, 11 Sep 2010 17:45 WIB
Jakarta - Libur hari raya lebaran benar-benar dimanfaatkan banyak warga untuk berlibur ke kampung halaman. Lalu bagaimana dengan yang punya hewan peliharaan? Tentunya kalau pun tidak bisa dibawa mudik, tidak mungkin meninggalkan binatang kesayangannya itu di rumah tanpa ada yang merawat.

Nah, jasa perawatan dan tempat penitipan itu Pondok Pengayom Satwa (PPS) yang terletak di Jalan Harsono RM No 10, Ragunan, Jakarta Selatan ini menjadi salah satu tempat penitipan. Pada lebaran kali ini, tempat ini kebanjiran penghuni.

Umumnya hewan peliharan seperti kucing dan anjing. Hewan-hewan ini dititipkan oleh pemiliknya yang sedang mudik ke kampung halaman atau berpergian keluar kota.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kucing yang dititipkan sekitar 30 ekor. Kalau anjing sekitar 40 ekor," ujar petugas kandang Anjing Sodikin saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (11/9/2010).

Pondok Pengayom Satwa yang berdiri sejak 28 Agustus 1987 ini melayani adopsi, serahan, penitipan, klinik, rawat inap, mandi sehat, angkut satwa hingga kremasi dan kubur. Biaya administrasi untuk setiap pelayanan tentunya berbeda.

Khusus untuk pelayanan penitipan hewan saat lebaran, biaya ditentukan berdasarkan berat badan hewan tersebut. Untuk anjing dibawah 5 Kg dikenakan biaya Rp 36 ribu, 5-15 Kg Rp 44 ribu, 15-25 Kg Rp 51 ribu, 25-35 Kg Rp 58 ribu, 35-45 Kg Rp 65 ribu, lebih dari 55 Kg Rp 80 ribu. Sedangkan untuk kucing semua Rp 36 ribu.

"Hewan-hewan itu kita kasih makan dan mandikan. Kalau ada makanan khusus biasanya dibawa juga sama pemiliknya. Kalau sakit, biaya ditanggung pemilik," papar Sodikin.

Sodikin mengatakan ada beberapa syarat bagi pemilik yang ingin menitipkan hewan kesayangannya. Diantaranya hewan tersebut harus sehat, tidak hamil atau menyusui, bebas kutu dan menunjukan sertifikasi vaksin terakhir.

"Kita juga mengantisipasi hewan itu menularkan penyakit ke hewan lainnya. Tapi setiap hewan memiliki kandang sendiri-sendiri tidak dicampur," jelasnya.
(mpr/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads