"Keluarga tidak ingin membuat laporan dan ditindaklanjuti. Keluarga langsung membawa ke Garut untuk dimakamkan," kata Kepala Kepolisian Sektor Metro Gambir Komisaris Polisi Yossy Runtukahu kepada detikcom, Sabtu (11/9/2010).
Menurut dia, keluarga menyatakan Joni meninggal dunia karena sakit. "Dia dari pagi menunggu, kecapekan. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, tidak diinjak-injak. Jadi kasusnya kita tutup," ujar Yossy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil pemeriksaan luar RSCM menunjukkan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, atau pun terinjak. Keluarga menolak jasad Joni diotopsi untuk mengetahui penyebab kematian.
(aan/ndr)










































