Pembagian Uang Saat Open House Dinilai Tak Mendidik

Pembagian Uang Saat Open House Dinilai Tak Mendidik

- detikNews
Sabtu, 11 Sep 2010 03:09 WIB
Jakarta - Open house pejabat yang memberikan apresiasi berupa amplop berisi uang pada fakir miskin dan penyandang cacat, dinilai tidak mendidik. Pembagian uang semacam ini rawan menimbulkan korban.

"Niatnya baik, tapi hasilnya tidak baik. Malah orang berbondong-bondong datang ke Istana. Ini menunjukan apa selain orang miskin masih banyak," ujar Ketua Forum Warga Jakarta, Azas Tigor Nainggolan, kepada detikcom, Jumat (10/9/2010) malam.

Menurut Tigor, pemerintah tidak perlu membagi-bagikan amplop semacam ini setiap tahunnya. Untuk apa ada Kementerian Sosial dan lembaga sosial lainnya, jika pemerintah masih merasa perlu untuk menyantuni rakyatnya dalam acara open house.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalaupun ada open house, salam-salaman saja. Tidak usah ada embel-embel uang. Sekarang kan kebanyakan niatnya memburu uang itu," jelas Tigor.

Untuk tahun depan, Tigor berharap agar pihak Istana Negara mempersiapkan sesuatunya lebih baik lagi. Jangan sampai tahun depan jatuh korban lagi.

"Ini harus dicari siapa yang bertanggung jawab. Seharusnya mereka kan bisa antisipasi," beber dia.

(rdf/rdf)


Berita Terkait