"Niatnya baik, tapi hasilnya tidak baik. Malah orang berbondong-bondong datang ke Istana. Ini menunjukan apa selain orang miskin masih banyak," ujar Ketua Forum Warga Jakarta, Azas Tigor Nainggolan, kepada detikcom, Jumat (10/9/2010) malam.
Menurut Tigor, pemerintah tidak perlu membagi-bagikan amplop semacam ini setiap tahunnya. Untuk apa ada Kementerian Sosial dan lembaga sosial lainnya, jika pemerintah masih merasa perlu untuk menyantuni rakyatnya dalam acara open house.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk tahun depan, Tigor berharap agar pihak Istana Negara mempersiapkan sesuatunya lebih baik lagi. Jangan sampai tahun depan jatuh korban lagi.
"Ini harus dicari siapa yang bertanggung jawab. Seharusnya mereka kan bisa antisipasi," beber dia.
(rdf/rdf)











































