Di taman Yuxiu pun berdiri sebuah makam yang diyakini sebagai Makam Saad. Komplek makam ini tidak pernah sepi dari orang yang berziarah.
Seperti apa rasanya berlebaran di Kota Guangzhou? Sekretaris KJRI Guangzhou Ahmad Dahlan menceritakannya kepada detikcom, Jumat (10/9/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai Salat Id, warga RI di perantauan ini ramai-ramai menuju Wisma KJRI. Mereka bersalaman dengan Konjen RI untuk Guangzhou, Edi Yusup. Setelah itu, mereka pun langsung menyantap makanan khas RI yang disediakan pihak konsulat.
Menunya rendang daging, bakso, tumis kacang, udang balado, lontong, kupat sayur dan lain-lain. Hmmm..Nyam..Nyam. Para WNI yang kebanyakan mahasiswa ini pun bersuka ria menyambut lebaran.
(rdf/rdf)











































