"Untuk mengetahui penyebab kematiannya harus dilakukan bedah mayat," kata Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih dalam jumpa pers di RSCM, Jakarta Pusat, Jumat (10/9/2010).
Dikatakan dia, pihaknya akan menjelaskan kepada keluarga Joni untuk dilakukan otopsi. "Untuk pastinya, bukan karena terinjak. Kalau keluarga sudah siap malam ini akan diotopsi," ujar Menkes yang mengenakan baju muslim warna abu-abu ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah kami periksa memang tidak ada tanda-tanda kekerasan. Kita periksa dari kepala sampai kaki. Penyebab, kematian pasti belum tahu, harus dilakukan otopsi," papar Wibisana.
Menurut dia, otopsi berlangsung selama 2 jam.
Istri Joni, Euis Rusmayanti, dan saksi mata Waiman datang lagi ke RSCM setelah menjalani pemeriksaan di Polsek Gambir. Euis bergegas menuju ruang jenazah.
(aan/rdf)











































