Saksi: Joni Sempat Diberi Pertolongan Tapi Nafasnya Sudah Tersengal

Meninggal di Open House SBY

Saksi: Joni Sempat Diberi Pertolongan Tapi Nafasnya Sudah Tersengal

- detikNews
Jumat, 10 Sep 2010 16:58 WIB
Jakarta - Joni Malela menghembuskan nafas terakhir saat ikut mengantri untuk bersalaman dengan Presiden SBY. Dia mengalami sesak nafas saat menunggu giliran untuk bersalaman. Petugas telah berupaya melakukan pertolongan, nyawa Joni tak tertolong.

"Saat itu Joni dan istrinya sudah berdiri dalam antrian paling depan. Mereka menunggu giliran, hingga kemudian entah bagaimana, Joni mundur ke belakang," kata petugas ambulans, Heri Harjito di lokasi di Jl Majapahit, Jakpus, Jumat (10/9/2010).

Nah saat mundur ke belakang itu, lanjut Heri, Joni yang menurut keterengan istrinya hendak buang air dan merasa kepanasan, tiba-tiba mengalami sesak nafas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat itu petugas kepolisian memberi tahu kalau ada yang pingsan. Waktu saya hampiri nafasnya sudah tersengal," jelas Heri.

Saat mundur ke belakang itu, istrinya sempat meminta bantuan polisi. Lalu petugas pun membawa suami istri tuna netra itu menepi.

"Sudah diberikan pertolongan dengan memberi nafas buatan dan ditembak dadanya, tapi sudah tidak tertolong," terang Heri.

Heri juga memastikan bahwa Joni meninggal bukan karena terinjak-injak. "Saat diberikan pertolongan pertama nafasnya sudah sulit, dan saat dibawa ke mobil sudah meninggal dunia," tutupnya. (ndr/vit)


Berita Terkait