Usai salat Idul Fitri, Adas langsung bergegas mengunjungi TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan. Adas menawarkan jasa menyapu dari satu makam ke makam lainnya. Dengan memanfaatkan peralatan sederhana, Adas mencoba mencari peruntungan.
"Alhamdulillah, baru sejam sudah Rp 150 ribu," kata Adas saat berbincang dengan detikcom, Jumat (10/9/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ngasihnya berapa kita terima yang penting mereka ikhlas," ujar Adas.
Ayah 3 anak ini memang cukup nekat datang ke TPU Jeruk Purut. Istri dan keluarganya ia tinggal di Bandung hanya untuk mengais rezeki dengan menyapu.
"Mending kita cari rezeki. Mumpung ada momennya," tukas pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh pabrik ini.
Makin siang, para peziarah semakin ramai. Namun tidak lantas membuat Adas sibuk dengan pekerjaan sampingannya itu karena penyapu makam musiman pun berdatangan dari seluruh penjuru.
"Banyaknya dari Sukabumi, saya hanya sendiri saja. Tapi ada juga dari Bogor dan Depok," kata dia.
Belum tahu sampai kapan Adas akan terus menyapu makam. Ia hanya sebagian orang yang mencoba mencari rezeki saat jutaan keluarga berkumpul Lebaran.
(aan/ndr)











































