"Resuffle saya belum tahu soal itu, kalau reshuffle aromanya saja hidung saya belum bisa membau itu," ujar Anas usai menghadiri silaturahmi dengan Presiden SBY di Istana Negara, Jumat (10/9/2010).
Menurut Anas, resshuffle kabinet sepenuhnya ada hak dari Presiden SBY. Hal tersebut sebagai konsekuensi diterapkannya sistem presidensiil dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anas juga mengaku tidak mengetahui perihal adanya kontrak politik, bila ada reshuffle maka tetap akan diberikan pada partai yang sama.
"Itu yang saya tidak tahu," tutupnya.
Sebelum Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie mengaku tidak khawatir dengan adanya reshuffle. Sebab menurutnya, partainya tetap akan mendapatkan jumlah menteri yang sama.
(her/ndr)











































