"Mungkin bisa bersamaan (pelantikan Kapolri dan Jaksa Agung). Karena, ada kemungkinan ke sana," kata Sudi usai menghadiri acara silaturahmi di Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (10/9/2010).
Menurut Sudi, Setneg belum menerima surat pengajuan calon Kapolri dan Jaksa Agung. "Belum, mungkin baru dikirim ke sini. Belum sampai ke kita," ujar Sudi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belum sampai (surat pengajuan calon Kapolri). Jaksa Agung juga belum. Yang sudah baru Panglima TNI, yang lain belum," kata Sudi.
Sejumlah nama perwira tinggi disebut-sebut sudah disodorkan kepada Presiden SBY sebagai calon Kapolri antara lain Komjen Pol Nanan Soekarna, Irjen Pol Timur Pradopo, dan Irjen Pol Imam Sudjarwo. Namun, Nanan disebut-sebut sebagai calon kapolri terkuat.
Sedangkan untuk posisi Jaksa Agung, SBY menegaskan, jabatan Jaksa Agung dimungkinkan berasal dari non karir.
Selama ini beredar keinginan masyarakat agar SBY memilih salah satu dari dua calon pimpinan KPK untuk dijadikan jaksa agung. Dua calon pimpinan KPK itu adalah Busyro Muqoddas dan Bambang Widjojanto. Namun, Kejaksaan menolak calon jaksa agung dari luar.
(aan/ndr)











































