"Tidak (sebut nama). Kami tertutup. Tentunya terbukannya setelah sampai DPR setelah diserahkan DPR mungkin juru bicara presiden yang akan beri penjelasan," ujar BHD di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Jumat (10/9/2010).
Lalu jika BHD masih menyembunyikan siapa kandidat Kapolri, bagaimana masyarakat bisa menilai sosoknya? "Oh tidak. Penilaian itu dari dalam (internal) bukan masyarakat," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BHD menjelaskan, dua nama yang disiapkan diharapkan bisa diterima oleh Kapolri. Ia juga meminta agar calon yang diajukan Polri tidak dibandingkan dengan nama dari Kompolnas. "Kita juga yang mengajukan ke Kompolnas. Hanya jumlah (berbeda)," tutupnya.
(ape/ndr)











































