SBY Yakin DPR akan Setujui Calon Kapolri yang Diajukan

SBY Yakin DPR akan Setujui Calon Kapolri yang Diajukan

- detikNews
Rabu, 08 Sep 2010 21:48 WIB
SBY Yakin DPR akan Setujui Calon Kapolri yang Diajukan
Jakarta - Presiden SBY akan menyerahkan nama calon Kapolri pengganti Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD) ke DPR setelah Idul Fitri. Presiden yakin DPR akan menyetujui calon kapolri yang ia ajukan. Saat ini, SBY masih menggodok nama calon kapolri dengan mempertimbangkan usulan  Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).

"Saya mempertimbangkan calon yang paling baik. Saya berharap DPR dalam waktu yang telah diatur  UU bisa memberikan persetujuannya," kata Presiden SBY saat menyampaikan tanggapan atas 8 isu terkini yang mengemuka di depan wartawan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/9/2010). Salah satu dari 8 isu itu adalah pergantian Kapolri dan Jaksa Agung.

Menurut SBY, memang DPR bisa tidak memberi persetujuan terhadap calon kapolri yang diajukan, dengan alasan yang rasional dan bisa dikomunikasikan dengan rakyat. "Namun selama ini mekanisme Presiden dan DPR berjalan baik. Proses fit and proper test juga berjalan baik.  Saya percaya dewan akan memberikan persetujuan dengan pertimbangan yang masak pula," ujar SBY.

Terkait dengan calon Kapolri, SBY juga menyampaikan bahwa saat ini dirinya masih menggodok nama yang akan diajukan ke DPR. Siapa saja nama-nama calon Kapolri yang digodok, SBY tidak menyebutkannya. Yang jelas, SBY akan menyampaikan nama yang dia pilih itu ke DPR setelah lebaran (Idul Fitri).

SBY menegaskan bahwa calon terbaiklah yang akan dipilih. "Karena itu tidak perlu ada manuver-manuver politik, termasuk dari calon-calon yang merasa layak menjadi kapolri. Karena manuver-manuver itu tidak ada gunanya. Serahkan hal ini pada ketentuan UU, saya akan memilih secara objektif dan pertimbangan rasional," jelas SBY.

Pada kesempatan itu, SBY juga menyampaikan bahwa Kapolri Jenderal BHD akan mengakhiri masa baktinya bulan Oktober nanti. Namun, SBY mengisyaratkan bahwa pergantian Kapolri tidak akan menunggu bulan Oktober. "Saya merancang percepatan, sehingga momentum dan dinamika konsolidasi penegakan hukum dan peningkatan efektivitas penegakan hukum berjalan baik," kata SBY.

Sejumlah nama perwira tinggi disebut-sebut sudah disodorkan kepada Presiden SBY. Antara lain Komjen Pol Nanan Soekarna, Irjen Pol Timur Pradopo, dan Irjen Pol Imam Sudjarwo. Namun, Nanan disebut-sebut sebagai calon kapolri terkuat.

(asy/mok)


Berita Terkait