Menag: Pembubaran Ahmadiyah Jangan Dianggap Sikap Permusuhan

Menag: Pembubaran Ahmadiyah Jangan Dianggap Sikap Permusuhan

- detikNews
Selasa, 07 Sep 2010 15:45 WIB
Jakarta - Menteri Agama Suryadharma Ali meminta masyarakat memahami niat pemerintah untuk membubarkan ajaran Ahmadiyah. Membubarkan aliran Ahmadiyah bukan berarti memusuhi atau membenci aliran tersebut.

"Membubarkan Ahmadiyah jangan dianggap sikap permusuhan atau kebencian, tapi ini sikap sayang kepada sesama saudara sebangsa," kata Suryadharma usai mengikuti rapat tentang pendidikan di Kantor Wakil Presiden, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (7/9/2010).

"Apalagi Ahmadiyah punya nilai positif, yaitu Ahmadiyah menyatakan mau berislam. Ini positif," sambung menteri dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menag sekali lagi menegaskan, hanya ada dua pilihan sikap terhadap Ahmadiyah
saat ini, yakni membiarkan atau membubarkan. Semua ada risiko, namun membubarkan ajaran tersebut adalah langkah terbaik.

"Membiarkan tidak ada dasar hukumnya, tapi membubarkan ada dasar hukumnya. Dasar hukumnya yaitu SKB tiga menteri serta UU No 1 PNPS/1965. Menurut saya
membubarkan itu jauh lebih baik dari membiarkan, karena dengan membubarkan kita berusaha keras menghentikan kesesatan yang berkelanjutan," tuturnya.

Bila Ahmadiyah sudah dibubarkan, nantinya para pengikut aliran tersebut harus dirangkul serta didoktrin sesuai ajaran Islam yang benar. Suryadharma siap saja bila pembubaran Ahmadiyah itu digugat.

"Siap, sekarang saja sudah digugat macam-macam," katanya.

(irw/mok)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini