Staf Ahli: Tidak Dapat Privilege, Ibas Pernah Ditinggal Pesawat

Staf Ahli: Tidak Dapat Privilege, Ibas Pernah Ditinggal Pesawat

- detikNews
Selasa, 07 Sep 2010 15:03 WIB
Staf Ahli: Tidak Dapat Privilege, Ibas Pernah Ditinggal Pesawat
Jakarta - Pihak Edhi Baskoro atau Ibas, anak kedua Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membantah telah meminta pesawat Garuda menunggu. Keputusan untuk menunggu penumpang atau tidak itu hak maskapai.

"Saya kira nggak ada keintimewaan untuk siapa saja, semua penumpang sama. Untuk menunggu penumpang atau tidak, itu hak dari maskapai dan pilot," kata staf ahli Ibas, Bonggas Adhi Chandra, saat berbincang dengan detikcom, Selasa (7/8/2010).

Bonggas mengatakan, bukti bahwa Ibas tidak diistimewakan pernah dilihatnya sendiri. Saat itu, Ibas pernah ditinggal pesawat gara-gara terlambat datang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nggak ada privilege itu untuk Ibas dan untuk siapa saja. Kalau ada, saya sebagai warga negara biasa juga pasti keberatan," kata Bonggas.

Sebelumnya Bonggas mengatakan, Ibas terlambat naik ke pesawat sekitar 10 menit. Ibas serombongan dengan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum hendak terbang ke Solo dalam rangka Safari Ramadan.

Sebelumnya, seorang penumpang pesawat yang sama, Hendro mengatakan, pesawat Garuda terpaksa molor 20 menit karena menunggu kedatangan Ibas. Pesawat yang seharusnya terbang pukul 09.30 WIB, molor menjadi pukul 09.50 WIB.

Ibas yang dikawal enam orang bersenjata lengkap pun menjadi pusat perhatian. (ken/asy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads