Wakil Ketua DPR Nilai Perundingan Kinabalu Terlalu Lemah

Wakil Ketua DPR Nilai Perundingan Kinabalu Terlalu Lemah

- detikNews
Selasa, 07 Sep 2010 13:43 WIB
Wakil Ketua DPR Nilai Perundingan Kinabalu Terlalu Lemah
Jakarta - Hasil perundingan Indonesia-Malaysia di Kota Kinabalu terus mendapat kritikan. Wakil Ketua DPR Pramono Anung menilai sikap tegas belum juga ditunjukkan oleh Indonesia yang diwakili Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa.

"Perundingan masih sangat diplomatis, terlalu soft," kata Pramono di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/9/2010).

Ketidaktegasan itu, kata Pramono, dilihat tidak adanya permintaan maaf secara terbuka dari pemerintah Malaysia terhadap publik terkait insiden perbatasan 13 Agustus lalu.

"Belum ada diplomasi bahwa bangsa ini benar-benar punya dignity (harga diri) dan Malaysia bisa menghormati bangsa kita," kata politisi PDI Perjuangan ini.

Menurut Pram, sapaan akrabnya, ke depan yang diperlukan adalah implementasi hasil perundingan, seperti masalah perbatasan kedua negara yang belum tuntas.

"Masalahnya bukan perundingan tertulis atau tidak tertulis, tapi implementasi," tegas Pram.
(lrn/mok)


Berita Terkait