"Selama ini kita tidak tidak pernah melihat siapa sosok calon Kapolri. Kita minta agar nama-nama itu disampaikan kepada publik," kata Wakil Koordinator Kontras Indriana Fernida saat dialog di kantor Kompolnas, Jl Tirtayasa, Jaksel, Selasa (7/9/2010).
Menurut Fernida, masyarakat memiliki hak untuk mengetahui bagaimana proses seleksi yang dilakukan Kompolnas selama ini. Jangan sampai, kata Fernida, proses tersebut malah ditutup-tutupi untuk meloloskan calon bermasalah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, Koordinator Kontras, Haris Azhar menjelaskan, publik sedang menunggu sosok Kapolri yang bisa memberikan harapan. Di tengah persepsi masyarakat yang masih negatif menilai polisi, peran Kompolnas melahirkan sosok Kapolri akan sangat menentukan.
"Ini juga soal kecemasan publik terhadap institusi kepolisian belum selesai isu rekening gendut, kekerasan danย itu menjadi hutang bagi masyarakat," tandasnya.
Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri resmi pensiun Oktober nanti. Disebut-sebut Kompolnas telah menyiapkan sejumlah nama untuk diajukan. Selain itu, BHD juga mengatakan telah menyiapkan 2 nama jenderal yang akan diajukan kepada Presiden.
(ape/nrl)











































